Jumat, 20 Januari 2017

1. Sebutkan dan jelaskan macam-macam teknik shot / pengambilan gambar dengan kamera (minimal 12 macam) ?
2. Sebutkan dan jelaskan macam-macam pergerakan kamera untuk pembuatan film/video (minimal 5 macam) ?
3. jelaskan pengertian naskah
4. jelaskan pengertian sinopsis
 jawab:


jawaban :

1. 1. EWS (Extreme Wide Shot)
Extreme wide shot merupakan tipe shot yang digunakan untuk menunjukkan sebuah lingkungan dimana subyek film berada. Tipe shot ini seringkali dipakai untuk membangun suasana sebuah adegan, subyek film terkadang hampir tak tampak dalam visual karena penggunaan sudut pandang lebar yang ekstrim.

2. Very Wide Shot (VWS)
Very Wide Shot merupakan tipe shot sangat luas, namun secara visual lebih sempit jika dibandingkan dengan tipe Extreme wide shot. 
3. Wide Shot (WS)
Dalam tipe Wide Shot, subjek sudah dapat diidentifikasikan dengan jelas karena telah memenuhi frame gambar meski terdapat jarak diatas kepala dan dibawah kaki. Penggunaan jarak diatas dan dibawah subyek tersebut digunakan untuk “ruang aman” agar lebih nyaman untuk dilihat.
4. Mid Shot (MS)
Mid Shot atau sering disebut juga sebagai Medium Shot merupakan tipe shot yang menunjukkan beberapa bagian dari subjek secara lebih rinci, pada subyek manusia tipe shot ini akan menampilkan sebatas pinggang sampai atas kepala.

5. Medium Close Up (MCU)
Medium Close Up merupakan jenis shot untuk menunjukkan wajah subyek agar lebih jelas dengan ukuran shot sebatas dada hingga kepala.
6. Close Up (CU)
Tipe shot Close Up sering digunakan untuk menekankan keadaan emosional subyek. Tipe shot ini biasanya mengambil subyek manusia hanya bagian kepala saja. Close up juga berguna untuk menampilkan detail dan dapat digunakan sebagai cut-in.
7. Extreme Close Up (ECU, XCU)
ECU (juga dikenal sebagai XCU) merupakan tipe shot untuk menampilkan detail obyek, misalnya mata, hidung, atau telinga.
8. Cut-In (CI)
Cut-In adalah tipe shot yang diambil secara khusus dengan menunjukkan beberapa bagian dari subjek secara rinci.
9. Cutaway (CA)
Cutaway adalah jenis shot yang digunakan untuk membangun situasi, subjek bisa berbeda, misalnya hewan kesayangan milik subyek, bagian yang berbeda dari subjek misalnya properti milik subyek, atau apa pun.
10. Two Shot
Two Shot merupakan tipe shot yang menampilkan dua orang dalam satu frame kamera, tipe shot ini dapat digunakan untuk membangun hubungan antara subjek satu dengan lainnya, masing-masing subyek dapat saling berinteraksi dan terlibat dalam gerakan atau tindakan dalam pengambilan gambar.
11. Over the Shoulder Shot (OSS)
Over the Shoulder Shot merupakan tipe shot yang dilakuakan untuk dua subyek, namun pengambilan gambar dilakuakan dari belakang bahu salah satu subyek. Orang yang dihadapi subjek biasanya harus menempati sekitar 1/3 frame.
12. Noddy Shot
Noddy Shot biasanya digunakan dalam wawancara maupun dialog.
2. Pan atau Panning adalah teknik menggerakan kamera secara mendatar (horizontal) dari kanan ke kiri atau sebaliknya.
  • Pan right : Gerakan kamera memutar ke kanan
  • Pan left : Gerakan kamera memutar ke kiri

Tilt atau Tilting adalah teknik menggerakan kamera secara mendongak dari bawah ke atas (vertical) atau sebaliknya.
  • Tilt up : kamera mendongak ke atas
  • Tilt down : kamera mendongak ke bawah

Dolly atau Track (Tracking) adalah teknik menggerakan kamera di atas tripot atau dolly mendekati atau menjauhi subyek.
  • Dolly in : kamera mendekati subyek
  • Dolly out : kamera menjauhi subyek

Zoom adalah teknik gerakan lensa zoom yang mendekati atau menjauhi obyek secara optic, Dalam Zooming ini yang bergerak bukan nya kamera tetapi lensa kamera yang bergerak maju atau mundur.
  • Zoom in : Lensa bergerak maju atau pandangan mendekati objek
  • Zoom out : Lensa bergerak mundur atau pandangan manjauhi objek

    3. pengertian naskah 
naskah adalah semua dokumen tertulis yang ditulis tangan, dibedakan dari dokumen cetakan atau perbanyakannya dengan cara lain. Kata 'naskah' diambil dari bahasa Arab nuskhatum yang berarti sebuah potongan kertas.

 4 .pengertian sinopsisi

   Sinopsis adalah ringkasan atau garis besar naskah yang menggambarkan isi dari suatu film atau pementasan yang dilakukan baik secara konkrit maupun secara abstrak. Sebagai pembuka/ prolog atau epilog dari naskah yang akan dipentaskan. Membuat gambaran jelas secara sederhana tentang urutan cerita dalam naskah.

Jumat, 06 Januari 2017

Tugas visualisasi konsep 7 januari 2017

1. Ada berapa metode untuk mengembangkan gagasan menjadi konsep produk ?
2. Bagaimana cara mengembangkan gagasan menjadi konsep produk/layanan ?
3. Apakah yang disebut visualisasi konsep ?
 4. Bagaimana cara merencanakan visualisasi konsep ?
5. Apakah yang disebut sinopsis ?
6. Apakah yang disebut naskah ?
7. Apakah yang disebut storyboard ?
8. Bagaimana cara menyusun sinopsis ?
 9. Bagaimana cara menyusun naskah ?
10. Bagaimana cara menyusun storyboard ?
 11. Lakukan download contoh sinopsis minimal 3 ?
12. Lakukan download contoh naskah minimal 3 ?
13. Lakukan download contoh storyboard minimal 3 ?
14. Buatlah konsep gagasan untuk visualisasi konsep dalam rangka “Bersikap menjadi Pelajar SMK yang baik, disiplin dan berbudi luhur” !

jawab 

1. ada 8 yaitu:
    1)    Pemunculan gagasan (idea generation)
    2)    Penyaringan gagasan (idea screening)
    3)    Pengembangan dan pengujian konsep (concept development and testing)
   4)    Pengembangan strategi pemasaran (marketing strategy development)
   5)    Analisis usaha (business analysis)                                                                                                          6)    Pengembangan produk (product development                                                                                     7) Pengujian pasar (market testing)                                                                                                               8)    Komersialisasi

2.    Menurut Kotler dalam buku Marketing (1987), langkah-langkah penting dalam pengembangan produk yang terlihat dalam gambar 2.4 dijelaskan di bawah ini:

1)    Pemunculan gagasan (idea generation)
Pengembangan baru dimulai dengan penelitian terhadap berbagai gagasan produk baru. Pemunculan gagasan baru harus sesuai dengan jenis usaha perusahaan dan konsumen sebagai salah satu sumber yang paling logis untuk mencari gagasan-gagasan produk baru.
2)    Penyaringan gagasan (idea screening)
Tujuan penyaringan adalah mengurangi banyaknya gagasan dengan mencari dan menghilangkan gagasan buruk sedini mungkin.
3)    Pengembangan dan pengujian konsep (concept development and testing)
Suatu ide atau gagasan yang lolos penyaringan selanjutnya dikembangkan menjadi beberapa alternatif konsep produk. Dalam hal ini, konsep produk berbeda dengan gagasan produk dan citra produk. Suatu gagasan produk adalah gagasan bagi kemungkinan produk yang oleh perusahaan dianggap bisa ditawarkan ke pasar. Suatu konsep produk adalah versi terinci dari ide yang diungkapkan dalam istilah konsumen yang punya arti. Sedangkan suatu citra produk (image) adalah gambaran khusus yang diperoleh dari produk nyata atau calon produk.
4)    Pengembangan strategi pemasaran (marketing strategy development)
Pernyataan strategi pemasaran terdiri dari tiga bagian untuk memperkenalkan produk ke pasar. Bagian pertama menjelaskan ukuran, struktur, dan tingkah laku pasar sasaran, penempatan produk yang telah direncanakan, penjualan, bagian pasar, serta sasaran keuntungan yang hendak dicari pada beberapa tahun pertama. Bagian kedua dari pernyataan strategi pemasaran menguraikan harga produk yang direncanakan, strategi distribusi, dan biaya pemasaran selama tahun pertama. Bagian ketiga menjelaskan penjualan jangka panjang yang direncanakan, serta sasaran keuntungan dan strategi bauran pemasaran selama ini.
5)    Analisis usaha (business analysis)
Bila manajemen telah menentukan konsep produk dan strategi pemasaran, perusahaan bisa mengevaluasi daya tarik usulan usaha itu. Manajemen harus menilai penjualan, biaya, dan perkiraan laba untuk menentukan apakah mereka telah memenuhi tujuan perusahaan. Jika telah memenuhi, produk bisa bergerak maju ke langkah pengembangan produk.
6)    Pengembangan produk (product development)
Bila konsep produk lolos dari uji analisis usaha, konsep itu lalu menuju riset dan pengembangan dan/atau rekayasa untuk dikembangkan menjadi produk fisik. Bagian riset dan pengembangan membuat satu atau beberapa versi bentuk fisik dari konsep produk agar bisa menemukan sebuah prototipe yang memenuhi konsep produk dan dapat diproduksi dengan biaya produksi yang telah dianggarkan.
7)    Pengujian pasar (market testing)
Pengujian pasar ialah keadaan dimana produk dan program pemasaran diperkenalkan kepada kalangan konsumen yang lebih otentik untuk mengetahui bagaimana konsumen dan penyalur mengelola, memakai, dan membeli-ulang produk itu dan seberapa luas pasarnya.
8)    Komersialisasi
Tahap komersialisasi menyangkut perencanaan dan pelaksanaan strategi peluncuran (launching strategy) produk baru ke pasar. Dalam melemparkan suatu produk, perusahaan harus memutuskan: kapan, dimana, pada siapa, dan bagaimana.


3.  visualisasi konsep adalah media untuk mengkomunikasikan gagasan atau konsep dengan mengekspresikan diri dalam bentuk visualisasi dinamis, bergerak dan di beri unsur audio.


4.  Sinopsis, Naskah, Storyboard.
      a. Merumuskan informasi verbal yang akan divisualisasikan
     b. Menyerhanakan informasi verbal
     c. Membuat skets ( rough )     d. Memindahkan bentuk skets kedalam desain yang komprehansif ( lengkap )
1.  Bacalah naskah asli berulang kali sampai benar-benar diketahui maksud dan pandangan  pengarang.
1.  Pada saat membaca perlu digaris bawahi atau dicatat ide sentralnya (pokok pikiran, kalimat pokok/kalimat inti).
1.  Kesampingkan dulu teks asli sesudah dicatat ide sentral atau hal-hal pokok yang telah diketahui, kemudian kembangkan catatan-catatan tersebut dengan bahasa sendiri.
1.  Pergunakanlah kalimat-kalimat tunggal, bila memungkinkan hindari pemakaian kalimat majemuk atau mengulang kalimat, gnakan kalimat sederhana yang efektif.
1.  Ringkaslah kalimat menjadi frase, dan frase menjadi kata.
1.  Bila terdapat rangkaian ide atau gagasan dari beberapa alinea, maka ambilah ide sentralnya saja atau pokok pikiran dan kalimat pokok/intinya.
1.  Buanglah bebrapa alinea yang dapat diwakili dengan satu alinea saja, atau sebaliknya, dan pertahankan alinea yang memang harus dipertahankan.
1.  Pertahankanlah kalimat yang tidak memungkinkan untuk disederhanakan, sehingga keaslian suara pengarang tetap dapat dipertahankan pula, yaitu kata kunci yang ada pada kalimat tersebut.
1.  Buanglah seluruh kata tugas yang memungkinkan untuk dibuag, tetapi pertahankanlah susunan ide yang tersusun sesuai naskah aslinya.
13. storyboard 1
14. 1. Datang tepat waktu


5. Sinopsis: alur cerita yang dijelaskan secara singkat berguna sebagai garis besar alur cerita yang dijelaskan secara singkat berguna sebagai garis besar alur cerita yang nantinya dapat dikembangkan dalam panduan bahasa visual.


6. 
Naskah adalah semua dokumen tertulis yang ditulis tangan, dibedakan dari dokumen atau perbanyakannya dengan cara lain. Kata 'Naskah' diambil dari bahasa Arab nuskhatum yang berarti sebuah potongan kertas.


7. Storyboard adalah sketsa gambar yang disusun berurutan sesuai dengan storyboard kita dapat menyampaikan ide cerita kita kepada orang lain dengan mudah, karena kita dapat menggiring khayalan seseorang mengkuti gambar-gambar yang tersaji sehingga menghasilkan prepepsi yang sama pada ide cerita.


8. 

9.  a. Menentukan tema
    c. Menggembangkan sinopsis menjadi naskah satu babak

10. a. Catat poin-poin penting, ide, dan konsep-konsepsi bawah frame storyboard berturut-turut (lihat                            terlampir).
     c. Membuat sketsa visual untuk setiap frame
     d. Baca presentasi sambil melihat stiryboard dan melengkapi checklist storyboard
     e. Anda dapat membuat storyboard anda dikertas atau berbagai perangkat lunak seperti Microsoft Wors,               Microsoft Power Point, dan Inspirasi


11. sinopsis 1
      
sinopsis 2
      sinopsis 3


12. naskah 1
      naskah 2
      naskah 3
      naskah 4
      storyboard 2
      storyboard 3


13. storyboard 1
      storyboard 2
      storyboard 3

14. 1. Datang tepat waktu

      2. Memakai pakaina rapi
      3. Tidak berbuat buruk dilingkungan sekolah
      4. Ikuti tata tertib tidak melanggar tata tertib
      5. Ikuti setiap mata pelajaran dengan hikmat dan baik



Selasa, 08 November 2016

A




1. email promosi




























2. email berita





3. email invoice/tagihan

4. email konfirmasi pembayaran


5. email veftifikasi pembayaran 




6. email konfirmasi peerimaan barang







B

Langkah 1: Buat perencanaan email marketing

Sebelum memulai strategi pemasaran melalui email markeing, buatlah tujuan atau rancangan dari keseluruhan "email marketing". Luangkan waktu untuk mengetahui produk apa yang akan dipasarkan, kenali minat atau keinginan pelanggan, seberapa besar peluang email akan dibuka dan berhasil menarik pelanggan serta hal-hal lainnya yang bersifat marketing planning.
4 Langkah Mudah Memulai Email Marketing

Langkah 2: Buat atau bangun email list

Saat ini tidak perlu repot, untuk membangun sebuah email list atau daftar email yang akan dijadikan target pemasaran. Ada banyak penyedia layanan email marketing yang sudah cukup terpercaya dan profesional dalam mengelola email list.

Dengan bantuan tool atau alat dari penyedia layanan tersebut, kita bisa dengan mudah membuat form pendaftaran email lalu menyusun dalam list email dengan mudah. Email marketing tool juga berguna untuk menampung daftar email yang sudah kita kumpulkan dari hasil RSS feed atau kolom email langganan pada blog/website yang kita miliki.
Langkah 3: Pilih tipe dan buat email marketing

Setelah mendaftar salah satu layanan email marketing, langkah selanjutnya adalah memilih tipe campaign atau jenis pemasaran email sesuai produk yang akan dipasarkan. Ada beberapa jenis kampanye email pemasaran yang disediakan layanan email marketing untuk mengirim ke pelanggan seperti:
  • Newsletter (format email untuk berita)
  • Marketing Offer  (format email untuk penawaran)
  • Announcement (format email pengumuman)
  • Event Invitation (format email undangan)










Jumat, 23 September 2016

Baju Pakaian Busana Fashion Grosir


Disini saya akan menawarkan berbagai  produk fashion wanita yang murah dan terjangkau , 


        
Pakaian Girl Dress Krah Tangan Panjang, Bahan Kaos Spandek
3 warna: Hitam, Navy, Abu

Lingkar dada: 94cm
Panjang: 87cm

Harga : Rp. 52.000,-




Long Cardigan Khusus Hitam, Bahan Twill Tebal

Fit L

Harga : Rp. 55.000,-





Pakaian Sarah Tosca, Bahan Spandek Jersey, Pinggang Karet 

Lebar dada/panjang: 50/100cm
Berat : 250 gram

Harga : Rp. 40.000,-




Jual Dress Korean Button Dress - 13109



Rp. 92000
Korean Button Dress
185 grams
Panjang 86cm ,lingkar dada 88 cm panjang lengan 25cm bagian depan kancing variasi



Jual Blouse Fairly Oversize Blouse - 13105


 
                                                                Fairly Oversize Blouse


                                                    harga  Rp 87.000
                                                    Berat 183 grams
Bahan Katun Serat
Panjang 45cm, Lingkar Dada 100cm
2 Kantong Didepan




Jual Dress Cold Shoulder Stripes Dress - 13108

                                                                 Cold Shoulder Stripes Dress

                                             harga 92.000

 
                                                    Berat  300 grams 
Bahan Babyterri Import
Panjang 87cm, Lingkar Dada 90-100cm, Panjang Lengan 35cm





Jual Dress Hanna Korean Dress - 13106


                                                                  Hanna Korean Dress

                                                                            
                                Harga: Rp 87.000
                                Berat150 Grams
Bahan Katun Rayon
Panjang 86cm, Lingkar dada 92cm